Smart City Memadukan Teknologi, Budaya, dan Regulasi

22 September 2017

TANGERANG, WARTA KOTA- Konsep Smart City atau Kota Cerdas saat ini menjadi barometer untuk perkembangan kemajuan kota yang ada di Indonesia.

Hanya saja definisi Smart Indonesia Initiative (SII) itu tak hanya diukur dari sejauh mana penggunaan teknologi bisa bermanfaat bagi masyarakat kota, namun membutuhkan perpaduan dari budaya dan regulasi.

“Bagaimana teknologi tersebut bisa berkolaborasi dengan budaya yang ada, regulasi yang tepat dan komitmen dari semua pihak,” ucap Sekertaris Daerah Kota Tangerang, H Dadi Budaeri, saat menjadi narasumber saat pembahasan “Smart Environment” di acara Indonesia Future City 2017 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Kabupaten Tangerang, Rabu (20/9/2017).

Smart City juga harus bisa menjadi jembatan bagi masyarakat untuk mempermudah dan memangkas alur pelayanan bagi masyarakat agar manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh warga dari sebuah kota.

“Di kota Tangerang sudah ada 153 aplikasi yang semuanya untuk mempermudah pelayanan kepada masyarakat dan membantu aparatur pemerintah dalam memantau perkembangan kota melalui berbagai aplikasi yang terintegrasi,” ucap Dadi dalam siaran pers yang diterima Warta Kota.

Saat ini, tambah Dadi, unsur kemudahan dan mobilitas dari sebuah teknologi akan memiliki peranan penting dalam mengatasi berbagai masalah yang ada dalam sebuah kota.

“Kalau teknologi yang ada tidak bisa membantu pemerintah menyelesaikan persoalan kota, ya teknologi itu sia–sia,” ucapnya.

Turut pula dihadiri oleh sejumlah pakar Smart City di antaranya Prof Suhono Harso dari Institut Teknologi Bandung (ITB) dan sejumlah perwakilan kepala daerah yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI). (ito)

 

Source ; http://wartakota.tribunnews.com/2017/09/22/smart-city-memadukan-teknologi-budaya-dan-regulasi

© Copyright bsdcity.com 2020 | Privacy Policy | Terms of Use
© Copyright bsdcity.com 2020 | Privacy Policy | Terms of Use