Rock n Roll di The Breeze BSD City, Andra and The Backbone Bikin Kejutan

20 April 2015

TAPOS, Susana The Breeze BSD City malam itu benar-benar ‘panas’. Para penggemar musik rock berkumpul sambil menikmati suguhan lagu dari band-band kesayangannya. Ya, Jumat (17/4) malam itu, lima grup musik meramaikan Rock n Roll Night. Seperti apa laporannya?

Idral Mahdi-BSD City
Sayatan gitar elektrik begitu memekakan telinga ketika Tangsel Pos baru saja masuk ke The Breeze BSD City. Tak berselang lama, alunan The Beatles menghentak. Para pengunjung terlihat larut dengan lagu yang dibawakan M2FT band itu.

Mereka tampak mengikuti irama dengan manggut-manggut. Ada juga yang mengimbangi irama suara drum dengan menghentakan kaki. Pengunjung benar-benar terhibur dengan penampilan band asal Bina Nusantara itu.

Bahkan tidak hanya menyugukuan aliran musik rock n roll klasik saja, tapi band lain yaitu Jormoron juga menghibur para pentonon dengan aliran rock lektro yang dimainkannya.

Tiga band lainnya pun terlihat sangat berkelas dalam memainkan musik-musik rock di atas panggung. Mulai dari menyanyikan lagu ciptaan sendiri dan juga lagu-lagu legendaris dari ban rock papan atas seperti Radio Head, salah satunya.

Namun yang tidak disangka-sangka dalam acara tersebut hadir bintang tamu misterius yang sebelumnya tidak diketahui oleh penonton, yaitu Andra and The Backbone dengan membawakan tiga lagu andalan mereka salah satunya, Main Hati.

Menurut vocalis M2FT, Rama, acara tersebut sangat bagus karena acara yang digelar itu merupakan wadah bagi pada musisi-musi rock yang ada di Tangsel untuk menunjukan kreativitas dan skill mereka dalam bermusik.

“Ini acara musik yang sangat bagus, apa lagi temanya Rock n Roll. Dan acara ini juga bisa menjadi wadah bagi kami para musisi-musisi indie untuk terus berkreasi juga menampilkan karya-karya kami,” ujarnya.

Pimpinan Revers Proudly Present, Muhammad Faenza Kumorojati, mengatakan setelah di The Breeze BSD, nanti akan ada acara-acara serupa untuk menampung kreasi anak-anak muda di Tangsel.

“Kami juga tengah menyusun konsep lagi, dan mencari tema apa yang akan kami buat untuk acara selanjutnya. Apalagi sekarang cukup besar antusiasme penontonnya,” tuturnya.

Pria yang akrab disapa Enza ini juga mengatakan, acara tersebut sengaja dibuat untuk menjadi wadah para musisi-musisi atau band yang ada di Tangsel tapi tidak memiliki panggung untuk menunjukan kreativitas mereka.

“Tangsel ini banyak band yang sangat bagus, tapi mereka kurang wadah untuk mereka menunjukan kualitas musiknya. Makanya dengan adanya acara-acara seperti ini bisa menjadi wadah positif,” tukas Enza. (*)

© Copyright bsdcity.com 2020 | Privacy Policy | Terms of Use
© Copyright bsdcity.com 2020 | Privacy Policy | Terms of Use